siang yang terasa panas, menyekik tenggorokan qu hingga tak ada sedikitpun air yg tersimpan di tekak qu. ak berjalan menyusuri keramaian jalan. membiarkan debu dan keringat berbaur di tbuh qu. Aku tak peduli itu, asal ak bisa cepat sampai di lapangan mataram tepat berada di belakang gawang.
Bermenit2 ak menyusuri pinggir jalan, akhirnya sampailah pada tempat yang di tuju. Pada sebuah pohon mangga yg masi terlampau kecil karena baru di tanam bberapa bulan lamanya.aku mencari2 sderet tulisan berukir yg prnah tertoreh oleh nya.
KETEMU…. Masi tetap bertuliskan yg sma dan tanpa perubahan huruf, hanya saja agak lebih samar.karena pertumbuhan nya yg terlampau pesat. Menjadi sebuah pohon mangga yg memberikan buahnya utk siapa yg memetiknya,
Namun aku masi terpaku pada sbuah tulisan itu,
“N & S” , teringat dlu wktu ak bersamanya,
* * *
“pullang yuk ,,,,,” Tanya qu pd S. “ bntar dex, tggu dlu… mz meh nulis sbentar”sanggah dia. Lalu dia mengukir sbuah atau bahkan dua buah nama dg sbilah pisau.
Nama yg bertuliskan qta berdua. Dgnya yg kmd dinamai pohon cinta. Yg ada karena aku dan dia saat itu bersama. Ada pohon cnta krn aku dan dia saling mlengkapi rasa,
Namun tidak sekarang. Karena qta dah punya khidupan masing2. khidupan yg trpaksa hrz ak jalani.
Tak mengapa, asal aku masi bs melihatnya, walau hnya di dalam mmpi saja.
Pohon cinta yg kini hnya mjd cerita usang dan hnya akan qu simpan dalam fkiran dan kalbu qu.
Biarlah pohon cnta akan tetap trz tumbuh, walau cinta, hati , dan perasaan qta tak lg tumbuh……………………. ( u_u )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar